[Resensi Buku] The Freaky Teppy

Pernah membaca “Movie Review Suka-Suka”? Itu loh, yang buanyak qasidah meme-nya dan ngebahas mulai Eiffel I’m In Love 2 , Ayat-ayat Cinta 2, bahkan Pengabdi Mantan Setan sekalipun.

Familiar dong dengan nama “Teppy” ?

Dalam tema “resensi buku” #30HariMenulis kali ini aku bakal membahas bukunya yang berjudul The Freaky Teppy.

Buku ini terbit sekitar lima tahun lalu, tepatnya tahun 2013 dengan tebal sekitar 176 halaman. Dikit banget ya kayaknya, tapi begitu dibaca bawaannya pasti “ntar lagi deh, ntar lagi deh. Sayang kalo cepet abis” :v

Apa sih uniknya buku ini?

Kalo udah pernah membaca tulisan di blog pribadi Mbak Teppy, pasti kalian ngakak karena gaya penulisannya + gambar-gambar meme-nya kan?

Nggak hanya itu, mulai dari Bront Palarae yang Daddyable di Pengabdi Setan, pernikahan Chicco Jericho, sampe Vicky Prasetyo juga dibawa-bawa sama sesembak e XD

Nih, kayak gini contohnya:

yang Eiffel I’m In Love 2

yang Mas Fahri

(Oh ya, sesembak e = “mbak” dalam bahasa akun lambe-lambe)

Di buku ini, nggak cuman ngakak yang kalian dapet. Dengan kekuatan bulannya, dia menceritakan kisah hidup mulai dari yang terzolimi kayak pilem hidayah sampe melambung bak Mimi Peri dengan impian (Maha) besarnya jadi istri sah Mike Lewis #yha

Selain itu, sampul bukunya tergolong minimalis dari segi penampilan; ada animasi Mbak Teppy disitu, nama “Stephany Josephine” (nama asli Mbak Teppy), dengan background berwarna pink stabilo.

Nih contohnya, se Mbak Teppy nya sekalian:

Mbak Teppy dan bukunya

Tapi, dalemnya berisi huruf-huruf berwarna ungu dan penuh animasi-animasi yang nggambarin situasi cerita disitu.

Sederhana emang, tapi untuk kedua kalinya justru aku diajarkan untuk jangan cepat menilai orang hanya karena dia cogan “jangan menilai buku dari sampulnya”.

Isi bukunya menceritakan seekor anak manusia yang berusaha survive mengarungi hiruk pikuk kota Jakarta. Menurut warganet, buku bergenre nonfiksi kayak gini udah umum, apalagi yang nyeritain kisah hidupnya setelah keluar dari gunung hoako.

Tapi menurut eike, yang hanyalah potongan conveti buku ini bisa jadi sudut pandang baru juga dalam hal tulis menulis sebuah kisah. #asek

Caranya Mbak Teppy mengaduk emosi kayak; sedih iya, ngakak njengkang iya, bikin tegang iya, bahkan sampe nggak nyangka ada kejadian kayak gitu pun semuanya terangkum dalam satu buku ini.

Kalo ngomongin soal kekurangannya,

Mungkin lebih enak aku nilai dari ketebalan bukunya aja ya, jyeung. Seriusan, 176 halaman itu berasa kurang dan masih pengen nambah-nambah loh.

Nikmat Tuhan mana lagi yang engkau dustakan, selain baca buku “gila” kayak gini? XD

Mungkin buat kamu-kamu yang pengen beli buku ini juga, rasanya masih ada di toko online langganan kalian. Untuk lebih gampangnya, coba dulu cari di toko buku terdekat. Sapa tau aja ‘kitab suci’ ini jodoh sama kamu buat di adopsi. Okey? πŸ˜€

Nah kalau mau mengenal Mbak Teppy, bisa diajak bertempur bareng Avengers disini:

@josephineagnes

Atau twitternya di @Teppy87

Selamat berburu dan ketawa ketiwi yah! :*

5 respons untuk β€˜[Resensi Buku] The Freaky Teppy’

  1. EH IYAAAAA. itu. yang ulasan Daddy-able ku ngakak bangsat. hahhaa. kripik pisangnya: tapi tau kan, padanannya itu ‘warganet’. di situ, dipisah, bukan kerena benci sih ya jadi dipisah. tapi yasutralah, ini kan tulisan Free-style yah. tantangan redaksional jadi berasa #apeu aja~~ #lelah

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s